CHATBOT : Si Agen Perkembangan Informasi & Teknologi di Indonesia
Baru beberapa minggu lalu, dalam mengerjakan Tugas Akhir perkuliahan, saya diharuskan belajar salah satu bahasa pemograman yaitu bahasa C, untuk mengatur bagaimana agar sebuah Arduino (anggap saja seperti komputer kecil) bisa bekerja sesuai keinginan. Bayangkan saja, hal itu lebih condong skill dari teknik komputer (bukan jurusan saya), harus saya pelajari diujung tanduk perjalanan pendidikan.
Bermodalkan mesin pencarian Google, membaca hingga lebih puluhan artikel saya lakukan dalam mempelajari bahasa pemograman C. Perlahan tapi pasti, saya sudah mulai mengerti dan belajar coding.
Dari pengalaman pribadi saya, sedikit membuktikan bahwa teknologi telah merambah keberbagai aspek kehidupan. Hal ini mendorong kita untuk menjadi pribadi yang versatilis (orang mengerti banyak hal secara totalitas dan bukan sekedar mengetahui).
Zaman sekarang, bukan hanya kita saja yang bisa mengerti bahasa komputer (contoh : bahasa C, Pyhton, Java dan lain - lain) namun komputer juga sudah bisa mengerti bahasa kita.
Mengapa bisa ya ?
Karena adanya teknologi "Kecerdasan Buatan" atau Artificial Intelligence (AI) yang ditanamkan pada sebuah komputer atau mesin.
Dalam Turning Test (test uji kecerdasan buatan), komputer harus yang dapat melakukan sebuah proses yang disebut Nature Language Processing agar layak lulus.
Untuk informasi lebih lengkap terkait Artificial Intelligence (AI) dan Nature Language Processing dapat kita kunjungi ke Blog BOTIKA.
Intinya, dengan kemampuan Nature Language Processing, memungkinkan adanya interaksi antara manusia dengan komputer dengan perantara bahasa alami kita.
Chatbot adalah salah satu contoh dari kecerdasan buatan. Botika adalah startup penyedia chatbot bahasa Indonesia yang dapat berfungsi mengatasi keluhan ataupun pertanyaan pelanggan dan menyediakan beragam fitur untuk kemudahan berbisnis.
Chatbot atau Chatterbot. Kata “Chat” artinya ngobrol, sedangkan “BOT” kependekan dari robot. Jadi, Chatbot merupakan robot yang bisa kita ajak untuk mengobrol.
Banyak manfaatnya yang bisa dirasakan dari berbagai Produk BOTIKA yang disediakan, apalagi jika anda seorang admin online shop dimana chatbot dari Botika dapat menjadi asisten melayani pelanggan hingga proses transaksi.
Selain memberikan manfaat, menurut saya ada beberapa kontribusi chatbot bahasa Indonesia terhadap perkembangan informasi dan teknologi di Indonesia, yaitu :
Selain memberikan manfaat, menurut saya ada beberapa kontribusi chatbot bahasa Indonesia terhadap perkembangan informasi dan teknologi di Indonesia, yaitu :
1. Chatbot sebagai pemicu SDM Lebih Berkembang
Kita masih ingat, ada 3 (tiga) elemen dari komputer yaitu Hardware, Software dan Brainware. Chatbot memberikan kontribusi secara tidak langsung kepada Brainware (pengguna) agar lebih mengembangkan skill.
Tenaga kerja seperti Costomer Service yang bertugas merespon keluhan ataupun permintaan konsumen melalui chat, bisa saja digantikan oleh chatbot.
Hal ini bisa menjadi pemicu agar SDM lebih mengasah skill lebih baik lagi dari sebelumnya. Artinya menumbuhkembangkan potensi yang dimiliki diri dan bukan hanya melakukan hal – hal rutin seperti chattingan saja bersama konsumen.
Misalnya saja belajar "coding" yang merupakan modal dasar dalam menghadapi Era Industri 4.0. Banyak perusahaan ternama akan segera mewajibkan karyawannya memiliki skill "coding" karena perkembangan AI yang bisa menggantikan manusia dengan sistem.
Seiring berkembangnya kemampuan SDM, maka akan berkembang pula informasi dan teknologi di Indonesia. Teknologi semakin maju, diri sendiri juga harus tetap lebih maju.
Tenaga kerja seperti Costomer Service yang bertugas merespon keluhan ataupun permintaan konsumen melalui chat, bisa saja digantikan oleh chatbot.
Hal ini bisa menjadi pemicu agar SDM lebih mengasah skill lebih baik lagi dari sebelumnya. Artinya menumbuhkembangkan potensi yang dimiliki diri dan bukan hanya melakukan hal – hal rutin seperti chattingan saja bersama konsumen.
Misalnya saja belajar "coding" yang merupakan modal dasar dalam menghadapi Era Industri 4.0. Banyak perusahaan ternama akan segera mewajibkan karyawannya memiliki skill "coding" karena perkembangan AI yang bisa menggantikan manusia dengan sistem.
Seiring berkembangnya kemampuan SDM, maka akan berkembang pula informasi dan teknologi di Indonesia. Teknologi semakin maju, diri sendiri juga harus tetap lebih maju.
2. Melesatnya Kecepatan Publikasi Informasi
Konsumen biasanya menginginkan pelayanan yang cepat, instan dan mudah. Melalui aplikasi chatbot seperti Botika, kita tidak perlu lagi membuka-tutup beberapa aplikasi, karena sifatnya "All in One" dan cukup hanya menggunakan satu platform atau channel chatting seperti WhatsApp. Chatbot bukan hanya bisa terintegrasi ke satu jenis media sosial namun juga sekaligus keberbagai media sosial sekaligus hanya dengan sekali membuat chatbot hal ini bertujuan untuk mudah melayani pelanggan dari berbagai platform.
Dalam manajemen sebuah online shop misalnya, mungkin akan sangat ribet melayani pelanggan jika sampai ratusan bahkan ribuan orang. Jika dikerjakan secara manual mungkin akan menyita waktu kita terlalu banyak berada didepan layar monitor ataupun smartphone.
Dengan chatbot, secara otomatis akan menjawab dan membalas pesan masuk dari pelanggan 24x7 non-stop. Dengan begitu akan sangat membantu dan memberi kelonggaran waktu untuk memanajemen penjualan online ataupun melakukan pekerjaan lainnya.
Selain itu, dengan adanya fitur broadcast memberikan efisiensi lebih terhadap tersebarnya informasi penawaran suatu produk online shop melalui kanal media sosial yang bisa diatur /terjadwal (auto scheduled) waktu tersebarnya.
Saya teringat pada sebuah postingan akun media sosial Pak Presiden Joko Widodo. Dikatakan pada postingan tersebut "Kecepatan adalah kuncinya" dalam pertumbuhan kemajuan pada suatu negara.
Berikut postingannya.
Dalam manajemen sebuah online shop misalnya, mungkin akan sangat ribet melayani pelanggan jika sampai ratusan bahkan ribuan orang. Jika dikerjakan secara manual mungkin akan menyita waktu kita terlalu banyak berada didepan layar monitor ataupun smartphone.
Dengan chatbot, secara otomatis akan menjawab dan membalas pesan masuk dari pelanggan 24x7 non-stop. Dengan begitu akan sangat membantu dan memberi kelonggaran waktu untuk memanajemen penjualan online ataupun melakukan pekerjaan lainnya.
Selain itu, dengan adanya fitur broadcast memberikan efisiensi lebih terhadap tersebarnya informasi penawaran suatu produk online shop melalui kanal media sosial yang bisa diatur /terjadwal (auto scheduled) waktu tersebarnya.
Saya teringat pada sebuah postingan akun media sosial Pak Presiden Joko Widodo. Dikatakan pada postingan tersebut "Kecepatan adalah kuncinya" dalam pertumbuhan kemajuan pada suatu negara.
Berikut postingannya.
3. Kinerja Perangkat Semakin Ringan
Perangkat keras seperti smartphone memiliki batas penggunaan aplikasi secara bersamaan dan hal ini mempengaruhi lemot tidaknya perangkat, kecepatan habisnya daya baterai dan pengaruh lainya.
Dengan adanya pengurangan kuantitas aplikasi pada perangkat dikarena chatbot memungkinkan kita mencari informasi melalui chatting saja dan tanpa membuka aplikasi browser, tentu akan meringankan kinerja hardware - hardware dari perangkat sehingga perangkat lebih awet dan tidak mengalami kerusakan.
Dengan adanya pengurangan kuantitas aplikasi pada perangkat dikarena chatbot memungkinkan kita mencari informasi melalui chatting saja dan tanpa membuka aplikasi browser, tentu akan meringankan kinerja hardware - hardware dari perangkat sehingga perangkat lebih awet dan tidak mengalami kerusakan.
4. Semakin Merambahnya Penggunaan Bahasa Indonesia ke Seluruh Dunia.
Jika sebuah situs belanja online (e-commerce) ataupun online shop yang sudah terkenal hingga memungkinkan mendapatkan visitor dari luar negeri menggunakan chatbot dalam bahasa Indonesia, maka memberikan stimulus kepada visitor asing agar setidaknya sedikit memahami dan menggunakan bahasa Indonesia.
Pengalaman saya dalam belajar bahasa C ataupun tutorial untuk Arduino, banyak kendala yang saya alami. Salah satunya adalah terbatasnya e-book dalam bahasa Indonesia. Kebanyakan e-book bahasa pemograman bahasa C yang saya temukan menggunakan bahasa Inggris. Tentu sebagai orang dengan skill bahasa inggris yang bisa dikatakan rendah, saya benar - benar kesulitan.
Semoga saja dalam penggunaan chatbot bahasa Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia semakin lumrah digunakan di dunia internasional. Dengan itu diharapankan e-book dalam bahasa Indonesia semakin lebih baik dari segi kuantitas, apalagi jenis e-book yang minum seperti e-book teknologi robotik bahasa C Arduino.
Pengalaman saya dalam belajar bahasa C ataupun tutorial untuk Arduino, banyak kendala yang saya alami. Salah satunya adalah terbatasnya e-book dalam bahasa Indonesia. Kebanyakan e-book bahasa pemograman bahasa C yang saya temukan menggunakan bahasa Inggris. Tentu sebagai orang dengan skill bahasa inggris yang bisa dikatakan rendah, saya benar - benar kesulitan.
Semoga saja dalam penggunaan chatbot bahasa Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia semakin lumrah digunakan di dunia internasional. Dengan itu diharapankan e-book dalam bahasa Indonesia semakin lebih baik dari segi kuantitas, apalagi jenis e-book yang minum seperti e-book teknologi robotik bahasa C Arduino.
Penutup
Tolak ukur yang bisa saya gunakan disini adalah Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP - TIK) dimana ini adalah instumentasi tingkat pembangunan teknologi informasi dan komunikasi suatu wilayah. Di Indonesia, Indeks IP-TIK berkembang dari tahun 2015 hingga 2017.
Semoga saja chatbot bahasa Indonesia dapat memberikan angin segar dan memberikan kontribusi untuk menaikkan angka Indeks IP -TIK di Indonesia.
Sudah pada dasarnya teknologi diciptakan untuk mempermudah suatu pekerjaan. Justru dengan kemudahan yang diberikan kita juga tidak boleh kalah canggihnya dengan teknologi.
Upgrade Your Skills !.
Semoga saja chatbot bahasa Indonesia dapat memberikan angin segar dan memberikan kontribusi untuk menaikkan angka Indeks IP -TIK di Indonesia.
Sudah pada dasarnya teknologi diciptakan untuk mempermudah suatu pekerjaan. Justru dengan kemudahan yang diberikan kita juga tidak boleh kalah canggihnya dengan teknologi.
Upgrade Your Skills !.
Referensi Tulisan :
http://botika.online
bps.go.id
Sumber Gambar :
http://botika.online
bps.go.id
Sumber Gambar :
Beberapa gambar berasal dari http://botika.online yang diedit oleh penulis.
bps.go.id
bps.go.id



Belum ada Komentar untuk "CHATBOT : Si Agen Perkembangan Informasi & Teknologi di Indonesia"
Posting Komentar